New Page 2
Jika Anda pernah menghadiri presentasi bisnis
network-marketing pada saat bisnis network-marketing mulai beroperasi di
Indonesia kurang lebih 10 tahun yang lalu, Anda akan melihat banyak ibu-ibu
rumah tangga yang hadir. Sekarang, bisnis network-marketing telah digeluti oleh
orang dari berbagai kalangan dan latar belakang yang berbeda, tapi yang
berkembang paling pesat adalah pelaku network marketing baru dari kalangan
eksekutif dan kalangan professional.
Perkembangan industri network-marketing selama
satu dekade terakhir telah berhasil menarik minat banyak kalangan untuk ikut
berpartisipasi. Saat ini, kita sudah melihat banyak professional yang
menjalankan dan mengembangkan bisnis network-marketing mereka sendiri.
Sekarang, jika Anda menghadiri presentasi bisnis
network-marketing, sudah merupakan hal yang lumrah untuk melihat dokter, bankir,
pengacara, bintang sinetron, selebritis yang berpartisipasi dalam presentasi
bisnis tersebut.
Meningkatnya partisipasi dari kalangan eksekutif
dan professional memberikan kontribusi yang tinggi terhadap perkembangan
industri network-marketing. Dengan bergabung, kalangan professional membawa
keahlian teknis, pengakuan sosial dan juga kredibilitas terhadap industri
network-marketing. Para professional ini adalah orang-orang yang mempunyai karir
yang relatif mapan dan penghasilan yang relatif tinggi.
Kalau begitu, mengapa para eksekutif dan
professional ini berminat menggeluti bisnis network-marketing?
Para professional tertarik untuk menggeluti bisnis
network-marketing karena bisnis ini menawarkan potensi kebebasan finansial
(financial freedom) dan kebebasan untuk mengatur hidup mereka sendiri tanpa
harus bergantung kepada orang lain.
Para professional adalah calon-calon yang ideal
untuk menggeluti bisnis network-marketing. Mengapa?
Mari kita analisa kehidupan seorang dokter.
Seorang dokter bekerja 10 s/d 12 jam sehari, dan kadang-kadang harus siaga 24
jam. Memang tidak dapat dibantah bahwa penghasilan seorang dokter relatif cukup
tinggi. Jika seorang dokter memperoleh pendapatan Rp.300 juta per tahun,
penghasilan tersebut tetap saja merupakan penghasilan linear (linear income).
Seorang dokter menerima income jika mereka bekerja/berpraktek, jika mereka tidak
bekerja/berpraktek, income tidak akan datang dengan sendirinya.
Walaupun seorang dokter memperoleh income yang
relatif tinggi, ia juga menginginkan lebih banyak waktu untuk keluarganya, untuk
mengembangkan hobbynya atau untuk menikmati liburan dengan keluarganya. Bisnis
network-marketing memungkinkan seorang dokter untuk mencapai apa yang tidak
ditawarkan oleh penghasilan linear dia.
Kalangan eksekutif (seperti bankir) juga
menginginkan hal yang sama. Akibat Krisis Moneter, banyak bankir yang dulu
memperoleh income ratusan juta per tahun mengalami PHK hingga harus mencari
sumber income lain dan dapat memberikan income tinggi secara lebih terjamin.
Untuk para eksekutif yang tidak terkena PHK akibat
krisis moneter, mereka mungkin harus bekerja 2 kali lebih keras tanpa memperoleh
kenaikan gaji. Oleh karena itu, mereka juga mulai mempertimbangkan
alternatif-alternatif lain untuk memperoleh income yang tinggi. Lagi-lagi,
bisnis network-marketing merupakan solusi yang mereka butuhkan.
Network-marketing adalah satu-satunya bisnis yang
beresiko rendah, tetapi berpotensi memberikan hasil yang luar biasa tinggi. Hal
ini tentu saja menarik untuk para professional yang walaupun mempeoleh income
yang tinggi, tetapi harus dengan mengorbankan waktu yang seharusnya
di-alokasikan untuk keluarga dan orang-orang tercinta.
Saya yakin, dengan berlalunya waktu, akan semakin
banyak lagi eksekutif dan professional yang juga akan ikut bergabung dan
mengembangkan industri network-marketing ini.
Jika Anda adalah seorang professional yang sedang
mempertimbangkan untuk menggeluti bisnis network marketing, dengan senang hati
saya akan bekerjasama dengan Anda untuk mewujudkan financial independence yang
Anda impikan.